Jauh-jauh sampai ke New Zealand
Alhamdulillaah, buku OKS sampai juga ke New Zealand. Teman-teman kami di sana dengan susah payah mendapatkan buku ini dan akhirnya sempat menuliskan review ataw resensi singkat tentang OKS. Yang pertama sahabat kami Leo atau lebih di kenal di seantero blog sebagai Doel, rentetan kata demi kata di jabarkan untuk buku ini. Nah, kalau mau baca review-nya silahkan saja langsung link blognya Leo di http://nozeano.blogspot.com/2006/10/kerukunan-dalam-keseharian.htmlJangan lupa isi comment boxnya yaa, kasih komentar tentang reviewnya jika sempat. Yan kedua sahabat kami di Chirstchurch, Anna, ibu yang sudah mempunyai 2 anak tetapi masih tetap berjiwa remaja ini adalah wanita yang paling terkenal sebagai Juragan Domba (ini sebutan blognya), tetapi sekarang ibu ini aktif mengisi hari-harinya pada Multiply. Sesibuk apapun ternyata beliau masih sempat memberikan reaksinya untuk buku OKS dan Alhamdulillaah tanggapannya sangat positif. Silahkan baca-baca hasil review-nya di http://cindil.multiply.com/reviews/item/5. Gak bakalan nyesel deh datang ke blog Mas Leo dan Mbak Anna. Monggo di longok. Sekalian untuk pungunjung setia blog kami, seluruh penulis ingin mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1427 H bagi umat Muslim yang merayakan. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
Terima kasih untuk Mas Leo dan Mbak Anna, juga untuk seluruh fans dan pembaca buku OKS.... GR banget he.he.he.. Salam hangat
| |
Wednesday, September 20, 2006
|
Gak jadi ikutan lomba tetep resensi
Alhamdulillaah, terima kasih kepada Irfan di Solo, yang udah ngebela-belain posting resensi OKS di Blognya. Dia ini udah daftar lomba resensi OKS di Blogfam, tapi detik2 terakhir kok gak muncul2 postingannya di Blogfam, gak taunya batal ikutan. Penyebabnya sangat boleh di maklumi. Nah, ini dia resensi OKS bikinan Irfan, monggo mas..... Link ajah ke blognya Irfan yaa http://irf.blogsome.com/
| |
Sunday, September 17, 2006
|
Resensi OKS di Batam Pos
 Resensi dari Yunisri yang dimuat di harian batam Pos edisi Minggu, 17 September 2006.
| |
Tuesday, September 12, 2006
|
OKS Laris Di Blok M!
Baru saja dapat kabar dari Etna kalo buku OKS masuk di deretan depan buku-buku baru dan laris di Gramedia Blok M! Horeeeeeeee ... semoga kabar baik menyusul dari toko buku dan kota-kota lainnya. Belum beli? Buruaaaaaaan ...!!
Pemenang Lomba Resensi OKS
| |
Friday, September 01, 2006
|
Launching OKS di Majalah Muslimah
 Launching buku OKS di MP Book Point yang di tangkep lensa wartawan Muslimah. Ada di majalah Muslimah edisi September 2006.
| |
Saturday, August 19, 2006
|
Review OKS di Majalah Alinea
Majalah Edisi 03 2006 Berbagi Pengalaman Tentang Orangtua Oleh Christian Simamora Selasa, 01 Agustus 2006 Judul : Ortu Kenapa, Sih? Penulis : BlogFam Jumlah halaman : 155 Tahun terbit : 2006 Penerbit : Penerbit Cinta ISBN : 979-3800-38-0 Blogfam.com adalah sebuah komunitas weblogger Indonesia yang mempunyai anggota dari anak-anak, remaja hingga orangtua dari berbagai profesi. Komunitas yang didirikan tanggal 6 Desember 2003, memiliki ruang Curhat yang merupakan ajang saling mengemukakan dan menanggapi persoalan sehari-hari. Ruang inilah yang konon melahirkan ide untuk menerbitkan buku Ortu Kenapa, Sih?. Sekilas buku ini mengikuti format Chicken Soup. Berisi pengalaman 12 orang penulis mengenai pengalaman mereka menghadapi orangtua. Pengalaman-pengalaman kesal, sedih, marah, maupun gembira dituangkan dengan jujur dalam empat bab—atau, mengikuti buku ini, ronde—yaitu, Hobi vs Ortu, Pilihan vs Nyokap, Kenapa Bokap, dan Berakhir Indah. Di bab Hobi vs Ortu, pembaca dihantar ke empat pengalaman seputar pertentangan orangtua dengan hobi anak. Sekeras apapun sikap orangtua menentang hobi yang sedang ditekuni anak-anaknya (biasanya dengan alasan mengganggu pelajaran, buang-buang waktu dan sebagainya), malah mendorong mereka untuk semakin gigih memperjuangkan hobinya. Ada yang meyakinkan orangtuanya dengan janji-janji semanis madu (“Nggak bakal mengganggu pelajaran kok”) atau malah cuek bebek, pura-pura nggak mendengar omelan orangtuanya. Bab Pilihan vs Nyokap membahas mengenai keputusan anak yang ditentang orangtua. Nggak melulu tentang pilihan sekolah, ditentang karena memakai jilbab juga ternyata pernah ada yang mengalami. Tapi yang paling menggelikan sekaligus mengharukan adalah cerita Eben Ezer Siadari yang berjudul Ransel Pilihan Ibu. Seperti remaja SMA pada umumnya, Eben Ezer pengen banget gaya-gayaan seperti temen-temen cowok di sekolahnya, memakai tas ransel tentara yang konon sedang tren saat itu. Eben Ezer merayu ibunya dengan harapan akan diberi uang untuk membeli ransel itu. Eh, bukannya memberi uang, ibu Eben Ezer malah ‘berinisiatif’ membeli tas yang jauuuh dari impian putranya: tas Pramuka! Di bab berikutnya, Kenapa Bokap?, berisi pengalaman-pengalaman seputar konflik saat menghadapi ayah. Tadinya Alinea sempat mengira bahwa bab ini tidak jauh beda dengan bab sebelumnya (Pilihan vs Nyokap). Ternyata pengalaman-pengalaman yang diceritakan di bab ini sangat menggambarkan judul buku: Ortu Kenapa, Sih? Persoalan ‘nggak nyambung’ dengan orangtua menjadi benang merah di bab ini. Bab terakhir ini yang agaknya terlalu ‘maksa’. Memang sih, seperti judul babnya: Berakhir Indah, semua cerita di bab ini diakhiri dengan happy ending. Hanya saja, rangkaian cerita bertema yang disuguhkan sebelumnya, tidak terlalu terlihat di bab terakhir ini. Secara keseluruhan, buku Ortu Kenapa, Sih? merupakan bacaan segar sekaligus bahan untuk introspeksi diri. Buku ini dapat dijadikan perenungan, baik bagi orangtua maupun anak, tentang sejauh mana komunikasi yang terjadi di dalam keluarga. Dan yang pasti, buku ini dijamin bikin kamu lebih sayang pada orangtua. Nggak percaya? Baca dulu dong! Sumber : http://www.alinea-online.com/index.php?option=com_magazine&func=show_article&id=83
| |
Saturday, August 05, 2006
|
Buku Pilihan Indosiar.com
Seperti yang dilansir di http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=53724Judul : Teen World : Ortu Kenapa Sih ? Penulis : Blogfam Penyusun : Benny Ramdhani dan Elsa V. Penyuntingan Naskah : Benny Ramdhani Diterbitkan oleh : Penerbit Cinta Tahun Terbit : Juli 2006 Tebal Halaman : 156 hlm, ilus ; 19,5 cm Belum ada orang yang membantah bahwa antara orang tua dan anak sering timbul konflik. Ini merupakan hal klise yang terjadi dalam hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua sebagai individu yang memiliki sang anak, merasa paling berhak atas anak. Hak tersebut meliputi masa depan, pergaulan, kebahagiaan, bahkan kesukaan anak akan sesuatu diatur oleh orang tua. Sementara sang anak, semakin dewasa, semakin kritis cara berpikirnya dan semakin tidak ingin kehidupannya diatur sepenuhnya oleh orang tua. Anak ingin menjalani hidup dengan cara mereka sendiri. Anak ingin orang tua sebagai rambu-rambu dalam mencapai kebahagiaan mereka bukan sebagai sang pengatur dan penentu. Anak ingin A, orang tua ingin B, inilah yang menjadi konflik. Buku Teen World, Ortu Kenapa Sih ? menceritakan tentang konflik-konflik yang terjadi antara para penulis dengan orang tuanya masing-masing. Ada konflik terkait hobi seperti hobi bermain teater, seperti yang diceritakan dalam Entertainer Tanggung. Cerita yang ditulis Nunik Utami Ambarsari ini merupakan konfliknya dengan sang ayah, yang pada awalnya mendukung kegiatannya berteater bahkan mencarikannya tempat latihan teater, namun tanpa alasan jelas beliau tidak mendukung kegiatan yang kadung dicintai Nunik luar dalam. Atau konflik yang dialami Lafrania Taufik yang berawal dari pemilihan jurusan sewaktu akan mengikuti SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru), orang tuanya ikutan nimbrung memilih jurusan yang dianggap tepat untuknya karena menyangkut masa depan anaknya. Rasanya hampir bosan setiap hari ditanya yang sama. "Mau masuk mana?" "Kamu mau milih apa ?" Kamu mau ke mana ? Kedokteran ?" "Udah kamu masuk sastra aja!" Dan bagaimana ketika Ibu tercinta membelikan tas yang diidam-idamkan ternyata tidak sesuai dengan keinginan kita ? Eben Ezer Siadari menuliskan, betapa kesalnya ia karena ibunya membelikannya tas ransel pramuka bukan tas ransel tentara. Meski ia tahu ibunya sedih dengan reaksinya, namun ia ingin dimengerti bahwa ia bukan anak kecil lagi yang harus diatur-atur. Tapi bayangan sang ibu yang selalu mencintai dan menyayanginya meluluhkan hatinya untuk tetap menggunakan ransel tersebut. Buku yang juga berisi tips dan trik ini, ditulis oleh para blogger (orang yang sering menulis di blog), yang tergabung dalam komunitas Blogger Family (Blogfam). Mereka adalah Lili Lengkana, Nunik Ambarsari, Irayani Queencyputri, Iwok, Be Samyono, Ryutri, Lafrania Taufik, Gabby, Eben Ezer Siadari, Sylvia R, Ika Widyastuty, dan Koko P. Bhairawa.(Indsib/HIS) Thank you buat mba Indah, dan Indosiar.com
|